Assalamualaikum wrwb...
Aq suka banget sama tulisannya bg Tere Liye nih...
jadi untuk tulisan pertama ku adalah kata-kata dari Tere Liye aja ya .. :)
Saat
kita menemukan rasa cukup di dalam hati, maka Allah akan mencukupkan semuanya.
Otomatis. Langsung rontok berguguran semua beban di hati.
Saat kita menemukan rasa kurang dalam hati, maka kita sendirilah yang membuatnya terasa kurang semua. Otomatis. Seberapapun, tetap kurang.
*Darwis Tere Liye
Saat kita menemukan rasa kurang dalam hati, maka kita sendirilah yang membuatnya terasa kurang semua. Otomatis. Seberapapun, tetap kurang.
*Darwis Tere Liye
Mencintai
dalam diam adalah seperti menari takjim sendirian di antara kabut pagi di
sebuah padang rumput yang megah dan indah. Dan meski tidak tersampaikan, tidak
terucapkan, demi menjaga kehormatan perasaan, kita selalu tahu itu sungguh
tetap sebuah tarian cinta.
Semoga besok lusa bisa menari bersama dalam ikatan yang direstui agama, dicatat oleh negara.
*Tere Liye
Semoga besok lusa bisa menari bersama dalam ikatan yang direstui agama, dicatat oleh negara.
*Tere Liye
Tidak semua rindu itu harus dikatakan. Lebih banyak
yang sebaiknya disimpan dalam diam; apalagi jika rindu tersebut dalam bentuk
hubungan yang tidak sesuai rambu2 agama. Semoga dengan menahan diri, besok lusa
diberikan kesempatan terbaik dalam cara yang baik menyampaikannya. * Darwis
Tere Liye
Kita tidak akan pernah menemukan orang yang benar2
memahami kita, tahu kebiasaan kita, mengerti semua tentang kita. Impossible.
Tapi kita bisa menemukan orang yang sungguh2 bersedia memahami kita. Dan itu
lebih dari cukup, sepanjang kita juga sungguh2 bersedia memahaminya. -- Darwis Tere Liye
Cukup malaikat Rakib saja yang mencatat amalan2
kita, tidak perlu kita ikut mencatatnya (malah dicatat pula di jejaring
sosial). Percayalah, catatan malaikat Rakib tidak akan keliru. Beda dengan
catatan kita, yang rentan dihinggapi.
* Darwis Tere Liye
* Darwis Tere Liye
Rasa sabar itu bisa
mengembalikan yang pergi menjadi kembali; Jarak yang jauh menjadi dekat,
Beban yang berat menjadi ringan,
Waktu yang lama menjadi sebentar,
Rasa benci menggunung menjadi sebutir debu
Beban yang berat menjadi ringan,
Waktu yang lama menjadi sebentar,
Rasa benci menggunung menjadi sebutir debu
Diamnya jauh lebih
menyakitkan dibandingkan marahnya. Aku lebih baik dimarahi karena bertanya
banyak hal kepadanya, dibandingkan tatapan kosong.
--Tere Liye, novel 'Daun yang jatuh tak pernah membenci angin'
--Tere Liye, novel 'Daun yang jatuh tak pernah membenci angin'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar